Sunday, March 27, 2016

Tips Hemat - Ala Anak Kos -

Halooo semuaa....
Pertama-tama Selamat Paskah bagi yang merayakan, ya (‾▿‾)


Topik kali ini akan membahas tentang hemat-hematan yang biasa gue lakuin dalam segi banyak hal. Biasanya hal-hal ini "kemungkinan" juga dilakukuan oleh anak-anak kos lain di luar sana *atau bisa aja non-kos*


Eat

Berawal dengan kata eat bukan bermaksud nyambungin ke "Eat. Pray. Love." loh, ya. Ahahahaha. Makan merupakan aktivitas yang pasti dibutuhin oleh seluruh makhluk di duniai ini. Biasanya makan juga mengambil porsi besar dalam uang jajan/ gaji kita. Ada pepatah (?) bilang kalau orang kerja itu gajinya abis di makan sama transport. Oke, Mungkin juga ada yang sama tapi bisa juga ada yang beda tentunya.

Jadi, gimana, sih, ngakalinnya?
1. Bawa Bekal
Bersyukurlah kalian wahai manusia-manusia yang dibawakan bekal dari rumah oleh orangtuanya. Jika, iya. Itu bekal harus dihabiskan. Gimana, pun, juga ortu kalian udah capek-capek bangun lebih pagi untuk masak demi kalian *masak gak semudah membalikkan telapak tangan, ye*.
Tapiii....
Kalau anak kos kayak kita-kita. Masak, ya masak sendiri :')
Jadi, kita yang harus bangun lebih pagi. Enaknya kalau masak sendiri kita gak bosen sama makanan yang itu-itu aja dan tentunya lebih sehat! Belanja bahan-bahannya juga di pasar terdekat aja biar lebih murah. 

2. Bawa Nasi
Kalau kalian malaassss atau gak sempet masak. Setidaknya, ya, bawa nasi, deh. Lumayan tau! Kalau bawa nasi tinggal beli lauk aja. Nasi aja seporsi udah lumayan. Kalau bawa nasi aja udah hemat berapa itu sebulan. Bawa stok berasnya dari rumah aja *bagi yang kos* ehehehe

3. Jangan Banyak Ngemil
Kalau mulut lagi iseng pasti bawaannya pengen makan. Ya, jauh-jauhlah dari snack yang biasa gak cukup satu bungkus apa pun itu. Daripada beli snack-snack ga jelas. Mending tahan diri dari segala godaan maut itu. Bisa sekalian diet, deh #eh
Tapi, kalau memang kepepet pengennn banget. Boleh, lah, ya. Hidup cuma sekali. Jangan di sia-siakan. Kalau ngemilnya, buah lebih bagus. Secara, anak kos biasanya kurang gizi --"

4. Makan Besar
Kalau lagi pengen makan yang variannya banyak dengan budget minim. Ajak aja teman-teman kos untuk patungan beli paketan makanan delivery untuk makan bareng-bareng!

5. Minum
Nyelip sedikit. Kalau minum sebaiknya bawalah botol minum kemana-mana. Selain membantu aktivitas go green, dengan membawa botol minum kita bisa isi kembali air minum kita. Tentunya di setiap kantor disediakn air minum. Beruntungnya di kampus gue juga ada air filteran yayyy!!!

Jadi, pas mau balik ke kos boleh, lahhh. Isi dulu, mas, brp, sis, jeng, dek air minumnya. Lumayan, kan. Gak perlu beli" air mineral lagi. Bahkan dosen gue sampai ada yang nyeletuk "Buat para anak kos. Pergunakan air itu dengan sebaik-baiknya. Kalau mau bawa galon juga boleh. Kalau kuat ngangkatnya. Tapi, ya, tau diri juga aja. Ahahahaha." Dosen pun merestui, lho *tenteng galon dari kosan ahhaha*


Gadget

1. Charge
Gadget atau gawai dalam KBBI tentunya sangat berperan penting dalam era yang serba teknologi ini. Terkadang, di beberapa kosan ada yang sistem listriknya menggunakan pulsa. Jadi, harus hati-hati banget dalam penggunaan listrik. Jadi, kalau mau charge segala barang elektronik di kampus/ kantor aja. Kalau bisa di luar kosan, deh. 

2. Hemat Kuota?
Cari wifi gratisan aja *kayaknya semua orang juga suka yang ini*
Kebetulan kalau di kampus gue ada wifinya *tapi hampir selalu error* dan di mal sebelah ada juga yang lumaayan kenceng bahkan untuk download film HD 


3. Speaker 
Kita juga tentunya ada suatu saat pengen dengerin lagu yang kita suka dengan suara yang mantab. Kendalanya, speaker gak punya :(
Tapi, jangan khawatir!
Ember/ gayung solusinya!
Ini seriusan. Taruh aja hp ke ember/ gayung yang tentunya ukurannya lebih besar dari gadget kalian. Lumayan, loh. Suaranya jadi lebih kenceng dan bisa hemat baterai juga karena gak nyalain suaranya full. Tapi hal ini ga berlaku untuk laptop, ya. Mau baskom segede apa gile ahhahha.


Beauty

Secara, gue seorang perempuan. Tentunya merawat diri adalah suatu kewajiban *iya, gak, sih?*
Tapiii....
Yang namanya perawatan itu super, duper, mahal. Apalagi kalau dilakuin di salon/ mal. Padahal sebenernya ada banyak hal yang bisa dilakuin di rumah/ kosan sendiri tanpaaa mengeluarkan uang sebanyak itu. 

1. Masker
Baik masker wajah maupun rambut sangat bisa dilakukan sendiri. Untuk wajah ada banyak alternatifnya. Mau yang udah jadi (beli di toko atau online shop), mau yang bikin sendiri dari buah, yogurt, madu, atau apa pun itu juga jadiii. Tinggal niatnya aja. Kalau gamau ribet, ya, beli yang udah jadi aja.
Kalau untuk masker rambut. Beli aja masker rambut merek apa pun yang kamu suka di tempat yang grosir/ supply perlengkapan dan peralatan salon. Di situ jauhhh lebih murah daripada kalau beli di salon. Produk yang sama. Kualitas sama. Harga miring! Oyeah 
Masker rambut yang dimaksud bukan yang sachetan ya. Tapi, yang memang ada tempatnya itu, lho. Yang krim rambut. Isinya banyak, bisa dipakai berkali-kali jadinya. Bisa hemat banyakkk.

2. Scrub
Scrub ada yang untuk bibir dan badan. Kalau bibir, yaa. Bisa dengan liat tutorialnya di youtube atau artikel-artikel juga banyak. Kalau badan beli aja scrubnya sendiri daripada harus ke spa atau apa pun itu.

3. Make Up 
Saat ada acara minta bantuan aja ke teman kos yang jago make up untuk make up-in dan style rambut kalian daripada harus ke salon. Apalagi kalau teman dekat. Paasti mau, kok, kalau gak sibuk. Kalaupun minta bayaran pasti, gak, semahal di salon. Kecuali temen kos kamu emang make up artist pro, ya.


Etc.

Hal-hal lainnya yang bisa dihemat bersama, yaitu:
Ongkos Kirim
Kalau ada mau beli barang di online shop bisa ajak-ajak teman kos yang lain untuk barengan belinya. Jadi, bisa lebih hemat, deh, ongkirnya.




Sampai disini dulu, yaa. Jangan lupa baca yang sebelum-sebelumnya juga.
See ya!
Gbu 





"Pelit itu payah! Hemat itu jenius!"
Yoshichi Shimada 





Friday, March 18, 2016

Saya cancel, ya ?

Haiiii :))

Gimana kabarnya yang di luar sana di tengah cuaca yang lagi bawaannya gajelas melulu? Ahaahha (ˆ▽ˆ)


Jadi, post kali ini akan membicarakan tentang kejadian yang baru banget terjadi. Fresh from the oven, nih! Hhehehe.Tentunya kejadiannya yang cukup sompak juga sebenernya.


Alkisah *tsahhh*
Di suatu malam yang dingin gara-gara ujan badai yang ga berenti-berenti. Jadi abis ada acara temen ada yang ajak pulang. Dia kebetulan mau ambil dokumen ke klien tempat yang sama kayak arah pulang gue. (FYI: temen gue udah kerja jadi auditor).

Rencana punya rencana. Kita mau cegat taxi di pinggir jalan. Terserah itu taxi apa mau dicegat aja. Tapi, taxi yang di tunggu tidak kunjung lewat. Akhirnya, pindahlah tempat mangkalnya ke sisi jalan yang lebih ramai (re: macet). 

Banyakkkk taxi yang lewat. B.A.N.Y.A.K!!!
Tapiii, gada satu pun yang mau berhenti. Yeah!
Kebanyakan udah ada orangnya, udah dipesen, atau berada nan jauh di sana (?)
Sampai pada akhirnya taxi yang ditunggu-tunggu, pun, tibaaaa \(‾▿‾\) \(´▽`)/ (/‾▿‾)/


Setelah melambai-lambaikan tangan *pada kamera* setengah jam kali ada. Akhirnya ada taxi yang berhenti!!! Buru-buru kita samperin itu taxi dannn ibu-ibu masuk. ke. taxi.
Taxinya direbut saudara-saudara!!!
Seriusan , deh, ya. That momment feels like asdfghjkl.
Oke. Ternyata pengalaman hiddup di Jakarta yang singkat ini ternyata belum cukup. Mau naik taxi aja harus gercep (re: gerak cepat). Gimana pedekatein gebetan??? Oops (?) out of topic.. . .


Yap. Setelah penantian panjang kita, pun, akhirnya memutuskan untuk pesan layanan taxi online karena temen gue harus buru-buru. Dia udah di tungguin sama kliennya sampai jam 9 malam. Dan saat itu menunjukkan sekitar pukul 8 malam. Belum macetnya di jalan. Kalau sampai telat gimana coba -.-


Kembali menunggu... Menunggu... Dan tetap setia menunggu....
Gak ada yang mau ambil orderannya. Biasa. Memang kalau lagi hujan begini, nih, penyakitnya. Orderan gak ada yang mau ambil. Kan sedih gak bisa pulang ( ̄^ ̄)


Order taxi online gak bisa. Pindah lagi ke "temen" sebelahnya yang pakai mobil pribadi. Oh, ya. Disini gue gamau sebut mereknya. Kalau yang anak Jakarta dan kota-kota yang udah ada aplikasi ini pasti ngerti. Heehehe. Maap, yaa.... Gamau promosi juga ahahha.
Ganti ke temennya. Ehh... Cepet banget dapet supirnya. Akhirnyaaa....


Singkat cerita kita udah di jalan dan memang bener aja. Jalanan macettt....
Temen gue, pun, telepon kliennya untuk kasih tau kalau dia udah di jalan. Kan gak lucu juga. Udah di jalan sebentar lagi sampai, tau-tau kliennya udah pulang.


A: temen gue K: klien

A: Malam, Pak. Saya sudah di jalan, ya. 10 menit lagi sampai.
K: Saya cancel aja, ya, Mas.
A: Lho? Saya sudah di jalan, Pak. Jadi, kan, di xxx?
K: Iya, saya cancel aja, ya, orderannya.
A: *bingung* Saya yang mau ambil dokumen, Pak. Saya yang dari kantor audit.
K: *suara ketawa menggelegar* Oh, kamuuu. Iya, iya. Saya tunggu, ya.
A: Oke, Pak.

Kira-kira begitu percakapannya.
Di situ kadang saya merasa sedih (?)
Ahhahahaha. Jadi, temen gue disangka driver ojek online, guys!!!
Doi udah panik setengah mati dokumennya mau di batalin. Udah gatau mau gimana kalau itu dokumen di batalain. Epic fail!!! Ahahahhaa. Alhasil sempet panik sendiri di mobil. Momen yang paling gue inget adalah dimana si kliennya itu ketawa super duper kenceng dan puas banget kayaknya. Secara dia telepon gak di loudspeaker tapi ketawanya jelas banget menggelegar. Jadi, itu ceritanyaa ehehehe.


Terkadang, ketika kita sudah lelah secara fisik maupun mental. Namun, ada saja kejadian yang dapat membuat kita bisa tersenyum kembali. Coba kita renungkan sejenak. Beri waktu pada kita sendiri untuk sesekali memikirkan kembali kejadian yang sudah kita lalui. Memang, tidak semuanya tentu mudah untuk dijalani. Tapi, dibalik semua itu. Pada akhirnya kita, pun, dapat berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan kuat :)





So....
Sampai disini dulu, yaa. Jangan lupa baca yang sebelum-sebelumnya juga (‾▿‾)
See ya!
Gbu 





"When you do what you fear the most, then you can do anything"
- Stephen Richards - 

Sunday, March 13, 2016

Insom oh Insom

Feels like insomnia ah ah, fells like insomnia ah ah - Craig David-





Haiii semua :)
Bagaimana kabarnya di pertengahan bulan ini???
Ahahahaha. Kok jadi mendadak formal, ya???


Nah, topik kali ini akan membahas tentang insomnia. Sebenarnya insom (re: insomnia) merupakan ganggungan dimana seseorang tidak dapat mendapatkan cukup tidur atau kesulitan untuk tidur. Hal ini bisa disebabkan banyak faktor bisa psikologis atau yang lainnya.


Jadi, yaaa, gue pribadi sering banget mengalami yang namanya insom. Kalau kambuh bisa-bisa tidur jam tiga subuh, bangun jam enam atau jam tujuh pagi gitu. 

Di blog ini "insomnia" yang gue bahas berasal dari pengalaman pribadi yang ada juga yang gue dapat dari bacaan-bacaan di majalah dan dari teman.


Kok bisa, sih, insom?

Kalau ditanya, gitu. Kadang juga bingung mau jawabnya apa. Hahhahaha. Seriusan. Soalnya insom makin parah di saat-saat ujian kayak sekarang (ya gue lagi midterm haahha). Kalau berdasarkan pengalaman, insom selain karena hal psikologis menurut gue dapat terjadi karena:

1. Stres/ Depresi
Ini kalau orang yang namanya lagi stres itu bawaannya gelisah dan jadi gak tenang. Bahkan saat tidur karena terlalu banyak mikirin banyak masalah. Kalau lagi apes bisa sampai kebawa mimpi itu masalahya.

2. Kafein
Namanya juga kafein. Kandungan dalam kafein itu ada zat yang bisa bikin nggak ngantuk *katanya*. Tapi mungkin ini gak berlaku bagi semua orang. Soalnya ada beberapa orang yang minum kafein (kopi) kalau mau tidur, mah, tidur aja. Ahahhahaa. Kalau di gue bisa rasain after effectnya beberapa jam setelah minum. Gak kersa dalam waktu yang singkat.

Terus? Cara mengatasinya?

1. JAUHIN GADGET DARI TEMPAT TIDUR
Ini beneran, deh, ya. Segala jenis gadget matiin dan jauhin dari tempat tidur. Lebih baik jika kita tidak memegang gadget satu jam sebelum tidur. Selain mempunyai radiasi yang berbahaya bagi tubuh, gadget juga membuat kita jadi ingin main atau browsing terus. Tau-tau udah subuh aja. Jadi, "buang" jauh-jauh pas mau tidur!

2. Olahraga Rutin
Terkadang bagi orang yang sibuk, mempunyai waktu untuk berolahraga aja susah. Padahal, bisa berdampak buruk juga terhadap kesehatan tubuh. Olahraga yang dimaksudkan sebenarnya tidak perlu olahraga yang berat. Tapi yang biasa-biasa saja tapi rutin seperti streching. Setidaknya 30 menit/ hari. Teknik ini beneran gue terapin, lho. Tidur jadi makin pules entah kenapa. Syukur, deh. Ehehhe :P

3. Mandi Air Hangat
Kalau sudah pulang kerja/ kuliah di malam hari gunakan air hangat untuk membasuh tubuh supaya lebih rileks. Kalau kita mandi dengan air dingin tentunya badan malah segar kembali!

4. Redupkan Lampu
Saat tidur akan lebih baik mematikan lampu/ menggunakan lampu redup karena lampu yang terang dapat membuat mata lebih terjaga.

5. Jangan Minum Kafein!
Ya, tau lah, ya dampaknya.

Dan yang sebenarnya juga tidak kalah penting. Kita juga harus menetapkan kembali jam tidur kita yang benar sehingga jam pada tubuh kita kembali normal :)




Sampai disini dulu, post kali iniiii. Mau ujian, euy!
See ya!
Gbu 





"Sleep is such a luxury, which I can't afford"
- Robin Sikarwar - 

Thursday, March 3, 2016

Chitato Mie Goreng !!!

Micin ketemu micin . . . .




Itu hal pertama yang terlintas dalam benak gue pas tau ada Chitato yang notabenenya mempunyai rasa Indomie Mi Goreng (yes!)
Entah, itu yang produksi Chitato lagi kesambet apa tiba-tiba bikin kolaborasi dengan primadona mie di Indonesia muahahah....

Chitato Mi Goreng ini juga lagi hits banget akhir-akhir ini. Karenaaaa, S.U.S.A.H. pake banget dapetinnya!!!
Pas baru dirilis ( Err. Emang album dirilis? ) langsung banyak kehebohan kebenaran itu Chitato. Hoax, lah. Apa, lah. Ini, lah. Itu, lah. Tapi, ternayata beneran ada. So, orang-orang pastinya pada cari dong kemana-mana yang katanya, sih, ada di salah satu mini market. 

Kenapa , sih, bisa ngehits banget?!

Premis 1: Sebagian besar orang Indonesia suka Indomie Mi Goreng
Premis 2: Sebagian besar orang Indonesia suka Chitato
Kesimpulan: Sebagian besar orang Indonesia suka Chitato Mi Goreng

Oke. Kayaknya udah ngaco pelajaran logika semester 1 hahahaha....
Tapi gimana, ya. Kita udah terbiasa sama yang namanya micin, micin, dan micin. Meskipun udah tau gak baik itu micin buat kesehatan. Nah, yang ini, nih, yang bahaya. Udah micin ketemu micin = "kelar idup lu!"  ahahah becanda, yaaa...

Sebenernya mungkin aja. Mungkin. Cuma penasaran, mau ikutan heboh, mau nyobain, mau lihat bungkusnya yang kece, atau emang suka Indomie atau Chitato, atau ga sengaja beli, dll.

Gue sendiri. Jujur. Penasaran sama rasanya. Jadi, gue cari kemana-mana. Gak ketemu! Sampai hampir kunjungin segala jenis mini market dan tanya ke mbak/ mas nya. Jawabannya selalu sama:

"Yahh, udah abis."
"Kosong. Belum restock lagi. Gatau kapan"
"Belum di PO (preorder aka pesen aka restock) barangnya."
"Emang beneran ada, ya?" *yah dia balik nanya*

"Ini sih dobel micin!" - Willy - 

Aroma

Dari bau ( kok kesannya jelek, ya? )
Dari aromanya, sih. Menurut gue sama seperti Indomie cuma bedanya ini dingin. Ga ada uap-uap nya gituuu. Yang ada kalau dihirup itu micin masuk hidung kali ahhaha.

Rasa

Kalau mengenai rasa, banyak tanggapannya. Ada yang suka, ada juga yang enggak. Namanya juga selera -.-

Ada yang bilang:
"Kayak yang BBQ. Cuma dobel micin! Sama ada pedes-pedesnya."
"Keasinan," *yaiyalah dobel micin brohh*
"Lebih enak yang sapi panggang."
"Biasa-biasa aja."
"Gak enak!"

Kalau gue karena kalau beli selalu yang sapi panggang. Jadi, gue gatau rasa BBQ seperti apaaa??? Cuma ada pedes-pedesnya yang entah kenapa itu gamau hilang meskipun udah minum. Aneh.
Tapi, overall okelah. Tapi cuma beli sekali ini aja. Udah. Cukup. Iya.

Nah, dibalik gue dapetin itu Chitato setelah perjuangan sampai dikenalin mbak-mbak mini market "itu" ahhaha. Ada cerita lucu, sharing dikit.

Selasa malam. Jam enam-an. Habis ujan....
Niatnya kesana buat beli barang yang lain. Sama sekali gada intent buat nyari Chitato lagi *sebenernya lebih ke arah pasrah, sih*

Ehh....
Di depan lagi ada mobil box kayak nya lagi mau supply persediaan.
Yaudah kan berawal iseng lihatin itu mas-mas sama mbak-mbak nya oper-operan kardus, tuh, dilempar-lempar. Seru, gitu! Kan jadi pengen ikutan hahahaha...
Nah, pas gue liat ke dalem mobilnya. Jeng! Jeng!! Jeng!!!


Tadaahhhhh....
Gue melihat sesosok kardus Mi Goreng nan aneh ini.
Pertama gue kira itu Indomie Mie Goreng biasa. Sama persis, geh, kemasannya. Kok tapi ada "Chitato"-nya???
Sebenernya agak gak percaya. Gue. Akhirnya. Ketemu. Ini. Chitato!!! Dan gue kayak langsung,

Gue : "Mbakkk.... Chitatooo Mieee Gorenggg... Chitatoooo Miee Gorengggg.... 
           Chitatoo Mie Gorenggg" dengan tinggi 5 oktaf #boong
Dia  : "Hah? Mana?" dia celingak-celinguk kebingungan.
Gue : "Ituuuuu....." tunjuk. tunjuk. tunjukkk
Dia  : "Liat aja, kamu. Yaudah diumpetin dulu biar kebagian! Soalnya banyak titipan 
           orang juga." 

Misteri terpecahkan. Berarti ada yang diumpetin dan kata temen emang bener. Kalau ditanya, baru dikeluarin dari gudang. Ckckck.
Di situ, gue menunggu dengan sabar sampai itu semua barang dikeluarin dari mobil.

Dia  : "Kamu mau berapa langsung ambil! Kalau, nggak. Nanti pasti abis!" 

Dan gue akhirnya bisa cobain. Pas waktu itu cuma dateng 1 karton dan isinya cuma 30 doang. Pantesan cepet abis. Duh. Tapi yang gue beli sebenernya rasa "excited" nemuinnya, sih. Hahahha....



Sampai disini dulu, post kali iniiii :)
See ya!
Gbu 

FYI: Seriusan. Gue ga beli 1 kardus. Cuma foto sama kardusnya.





"Cinta tuh kayak micin. Kalo kebanyakan bikin bego."
- unknown - 








Sunday, February 21, 2016

Stres 스트레스

Stresss !!!

Kadangkala disaat banyak tekanan dari segala penjuru arah, kita bisa merasakan stres yang bikin kepala mumet. Nah, kali ini kita bukan ngomongin kenapa kita bisa stres. Tapi, apa aja, sih, yang biasanya anak-anak kosan (kosan gue, ya. Ahahaha) lakuin pas lagi stres??? Tentunya gada yang menyeleweng lho, ya, tindakan kita-kita. Btw post kali ini didedikasikan untuk UTS dua minggu yang akan datang 



1. Nonton Film (Variety Show/ Komedi)

Yeah! Gue sangat bersyukur sekarang ada internet karena bisa memudahkan kita untuk browsing-browsing film/ acara yang seru. Secara, film Indo terlalu banyak sinetron :")

Nonton film variety show bisa bikin ketawa sampai lupa kadang jadinya non-stop gabisa berhenti nonton! Ahahahaha....
Film-film lucu yang bikin kita ketawa dan dengan tertawa bisa melepas stres kita tahu (tempe) LOL jayus. Kalau di kos biasanya bahkan bisa nonton rame-rame! 

Nyalain laptop/ komputer/ hp/ apalah itu medianya,
Matiin lampu,
Bawa camilan ke kamar *jangan ditiru ya, guys! Nanti banyak semut di kamar hahaha*
Setel suara MAX! Kalau perlu pake speaker,
Ngakak bareng-barenggg....
*sampai diomelin tetangga*

Sayangnya, nonton variety kalau streaming dan internetnya lagi gamau di kompromi bikin kesel, sih. Bawaannya jadi tambah stres (lho?). Jadi, jangan lupa donlod dulu atau minta temen dulu sebelum untuk persediaan nonton film dikala stres. Kadang ada temen gue yang sangat mudah stres. Jadi, minimal sehari dia ada nonton 1x episode Running Man atau apalah itu yang penting bisa bikin ketawa. 

Gue pribadi suka variety-variety show Korea soalnya unik, ga selalu sama, kreatifnya sih tiada tara, ya. Jadi, yahh paling sebel di internet bapuk doang, sih, pas lagi streamingnya. 

2. Makan 

Ya, kalau udah stres bawaannya pengen makan melulu. Ngemil, sih, lebih tepatnya. Makanan yang dimakan juga tiap orang beda-beda. 
- Ada yang maunya manis-manis (kue, coklat, permen, dan sebangsanya).
- Ada yang maunya pedes
- Ada maunya yang micin-micin kayak Chitato Mie Goreng yang micin ketemu micin = kelar idup lu! Ahahaha. Bercanda.
Biasanya, sih, itu.

Gue pribadi kalau stres. Wah, tamat, dah, hidup sehat dengan badan. Biasa yang namanya makan micin-micin anti, dah. Chiki-chiki paling jarang disentuh. Kalau lagi streesss, BYE! Tiba-tiba suka. Aneh. Iya. Memang aneh....

3. Jalan-Jalan

Ya, namanya juga cewek, ya, guys! Hahahaha. Kalau stres maunya jalan-jalan. Entah sekedar muter-muter gajelas. Lihat-lihat barang sampai dipelototin SPG bahkan sama satpamnya! Tapi kita-kita cuek bebek. Kwek, kwek....

Atau, kadang juga jalan-jalan food hunting. Temen gue ada yang bisa bilang. 

Pagi hari setelah kelas jam 10.00.
Gue      : "Abis ini mau kemana lu pada?"
Temen : "Cuma ke sebelah, kok!" (FYI sebelah kampus ada mal)
Gue      : "Oh, yaudah. Gue duluan, ya. Gabisa ikutan. Dahhh...."

Jam 21.00 malam
Gue     : "Lho? Ini anak mana, dah? Belum balik dari tadi pagi."
ga lama kemudian. Kucuk, kucuk, kucuk. Dateng.
Gue     : "Eh, buseetttt kemana aja? Lama amat!"
Temen : "Iya, hehehe. Abis dari TA."
-heninggg-

Mati, ga, tuh? Dari JakSel ke JakBar. Ngebolangnya luar binasa ahahhahaa.

4. Nyanyi

Nah! Ini dia dampak orang stres yang bisa kurangin stres orang lain. Ahahaha. Ini seriusan, loh. Di kosan yang dulu, kalau dia lagi stres dia main gitar dan nyanyi. FYI: dia perempuan, ya. Stres = nyanyi, Suaranya enak, gitarnya enak, pas, dah :)))

Kalau dia lagi nyanyi. Dari ruang tengah jadi ada live music. Lumayan. Biasanya kita-kita sering candain gini, "Wah, (dia) lagi stres, tuh, kayaknya. Lagi nyanyi-nyanyi. Ahahahaha". Ketawa ngakak-ngakak di depan kamarnya. Jahat, ye? Biar. Kan cuma bercanda :P

5. Bersih-Bersih

Ini gue gatau ini gue yang aneh atau gimana dan gue gatau apakah ada orang lain yang ngelakuin ini selain gue???
Ya, ini benar saudara-saudara. Gue kalau lagi stres banget malah bawaannya mau beres-beres kamar. Beresin dari yang dalem-dalem yang ga keliatan (laci, lemari, dll) sampai di pel segala. Aneh? BANGET. Gue juga gatau kenapa haahhahhaa.

Bahkan kamar temen kos gue pernah jadi "korban". Dulu ada yang gue beresin lemari bajunya, rak komiknya yang super banyak, dan yang lain lupa. Yasudahlah. Ahahaha. Ini absurd banget, sih. Tapi, mau gimana lagi. Ahaahhaha.



Btw, sekian dulu post kali ini :)
See, ya!
Gbu <3





"When you release stress, you come home to yourself."
- Donna Eden - 




Tuesday, February 9, 2016

Kosan Lama VS Kosan Baru (Part II)

Hai semua :)
Post kali ini masih sambungan dari post yang sebelumnya ya....
Awalnya ga kepikiran kalau akhirnya jadi ada sambungannya. Ya, daripada kepanjangan dipecah, deh, jadi dua. Yowes gapapa lah, ya hahahaaha.

Kosan Baru
Kosan baru, tempat baru, temen baru, tante kos baru, serba baru ~

Kosan baru ini ada di daerah Jakarta. Dari segi tempatnya aja super duper beda dari kosan yang lama. Dulu, tinggal di komplek yang asri dan tenang. Sekarang di pinggil jalan *kok miris ya dengernya*
Kalau ga percaya ini foto tepat diambil diluar pintu kosan. 


Langsung jalanan bapak-bapak, ibu-ibu. Banyak mobil, motor, gojek, dll berseliweran tiada henti. Kecuali sabtu dan minggu agak sepi. Debu di kamar, tuh, dibersihin gada abis-abisnya! Hilang sudah semua pemandangan langit senja yang menawan yang biasanya bisa dilihat sambil bersepeda *memandang jauh*. Sekarang kalau sepedaan bisa-bisa ditabrak mobil kali atau kopaja ahhaaha.

Kosan gue yang sekarang sebenernya lumayan banyak kemiripan dengan kosan yang lama. Tapi, pasti ada juga yang bedanya. Kosan yang sekarang modelnya sama kayak kosan yang dulu. Rumah. Tapi dibikin kos-kosan. Jadi, enak lah ga terlalu rame-rame banget. Oh, iya. Kalau yang sekarang gue di kosan ada sama temen gue. Kalau dulu pas SMA bener-bener single fighter

Bedanya dulu nggak tinggal sama tante kos, kalau yang sekarang IYA dan itu bikin segala hal menjadi lebih ribet karena tantenya bawel :')
Tante kosanku yang ini gampang emosian kalau ada asisten rumah tangga (ART) yang kerjainnya salah, suka ngamuk-ngamuk sampai segala macam kebun binatang bisa keluar. Pusing dah ini pokoknya. Apalagi, pas awal-awal kos ART yang lama berhenti yang udah 17 TAHUN bareng dia! Udah sweet seventeen, dah. Akhirnya gonta-ganti melulu. Ditambah lagi, pas awal-awal dia gada ART yang bisa temenin dia jalan-jalan. 

Ga jalan-jalan = Stres
Stres = Marah-marah
Marah-marah = Semua orang kena imbasnya. Huahahhahaha *evil laugh*

FYI: tante kosan gue yang ini udah tua (60an) dan ada kekurangan fisik jadi dia harus ditemenin kalau kemana-mana
Pokoknya, di awal-awal itu menderitaaaa banget! Karena, ya, itu tadi bawaannya kalau di kos "panas".

Oke. Beralih dari tante kos memasuki daerah kamar yang damai sejahtera (sekarang). Dulu pas awal-awal pindah itu udah deket musim hujan. Pertama-tama kamar gue, sih, ga kenapa-kenapa.
Ehhh... pas hujan gede. Mulailah tetes-tetes air hujan menghampiri dikala mau tidur. Yap. Bocor, bro!
Kamar kosan yang ini gamau kalah dari pendahulunya. Ikutan bocor dia *mengapaaaa aku beginiii. Hiks*
Pas mau tidur, tetesan airnya kena kasur. Alhasil, ambil ember kosan buat nampung air dan kasur dipindah ke bawah buat tidur. Udah kan, ya tenang. Akirnya bisa tidur *pikir gue*

Tapiii....
Cobaan tidaklah berhenti sampai sini saja. Udah gelar kasur di lantai, pas udah rebahan. *tes. tes. tes*
Oyeahhh. Netes tepat di samping kepala!!!
Otomatis tambah panik buru-buru gotong kasur ke atas lagi dan dilipet lah itu kasur (kasur gue kasur kapuk jadi yaaa bisa digulung gitu). Hujannn makinnn geddeeee dan tembok REMBES JUGA. Habislah hidup gue :''''')
Gabisa tidur di kamar. Gue pake tiker ngungsi ke kamar temen gue ketok-ketok tengah malam untung dia mau membukakan pintunya untuk pengungsi mendadak ini. Sumpah itu kamar ga bisa kompromi.

Untungnya, tante kosan gue yang ini gercep! (gerak cepat)
Besoknya kamar gue langsung di beresin. Yes! Dan untungnya sampai sekarang gada tuh bocor-bocor lagi. Mau hujan gede pun gapapa (kayak sekarang lagi nulis post di tengah hujan gede) ahahhaha. Tapi tetep aja, kalau hujan gede bawaannya was-was takut banjir lokal ahhhaha.

Kalau makanan, emang gada tukang jualan makanan yang lewat di depan kosan. Mereka ga lewat, tapiii mangkal cuyyy!
Daerah kosan gue buanyakkk makanannnn.
Di depan kos, Di samping kiri. Di samping kanan. Dimana mana. bahagia <3
Bahkan minimarket deket kosan ada 4-5. Tapi naas nya. Kalau sabtu dan minggu semua itu TUTUP!
Jadi, tiap jumat udah stok makanan biar gak kelaperan hahaha *nasib anak kos*
Mini market yang buka harus lumayan jauh jalannya. Kalau lagi mager aduh, nggak deh. Hahahaa.

Oh iya. Sebenernya ada yang ketinggalan sedikit. Kosan gue yang sekarang sama yang dulu 11 12 masalah kecoak. Iyesh. Gue literally takut banget sama itu makhluk. Dulu, sebelum kos kalau liat aja udah siaga 1. Mendingan kabur dari TKP sebelum terjadi hal-hal yang diinginkan *eh*

Kalau ada "makhluk itu" di kamar. Duh, mending gak tidur deh sampai berhasil meniadakan itu makhluk. Karena di kosan yang lama ada banyak banget! Dan satu kos itu takut semua. Kalau pas ada di ruang tengah dan kumpul pasti jadinya heboh. Semprotan kecoak itu udah senjata andalan yang wajib punya hukumnya ahhaha. Bahkan temen gue bisa abisin 1 botol itu yang gede gara-gara ada kecoak di kamarnya. Udah gatau lagi, deh.


Mengenai, pemandangan. Memang pemandangan depan kosan gak sebagus dan seindah dulu. Tapi, jalan beberapa langkah (50 langkah dari kosan. Ini beneran gue hitung, loh!) udah masuk perkantoran dan pemandangan ini bisa bikin mata adem untuk sesaat :)

Jadi, gimana menurut kalian?
Mending di kos lama atau yang baru?



Btw, sampai disini dulu, ya, post kali ini.
See, ya!
Gbu <3





People around the world were moving from one place 
to another. No one was staying. 


- Jonathan Safran Foer -