Sunday, September 11, 2016

Tips: All You Can Eat :9


Haloo semua...
Apa kabar???

Post kali ini akan membahas mengenai makann-makannn :D
Setiap orang pasti suka sama yang namanya all you can eat. Apalagi kalau buffet dan kita bisa bebas pilih apa yang kita suka dan mau kita makan sepuasnya

Untuk memaksimalkan "makan" kita sebenarnya ada beberapa tips yang mungkin bisa membantu dan berasal dari pengalaman sendiri maupun orang lain.


Makanan Hangat

Pernah gak sehabis makan all you can eat perut kalian terasa sakit?
Sebelum makan all you can eat, biasanya ada orang yang tidak makan sama sekali seharian. Ketika makan, mereka langsung makan makanan yang berat. Nah, disinilah salah satu faktor sakit perut tersebut.

Saat perut kita kosong dan kita langsung mengisinya dengan makanan berat, pencernaan kita akan "kaget". Maka, sebaiknya kita mengisinya terlebih dahulu dengan makanan yang hangat dan ringan sebelum makan makananan lainnya. Contohnya seperti sup dan bubur. Tips ini sudah gueu buktikan sendiri dan berhasil. (dikutip dari drama Let's Eat Season 1)

Baju yang Nyaman

Memakai baju yang fancy pastinya dilakukan oleh sebagian besar perempuan. Terlebih jika all you can eat nya di tempat yang mewah. Tapi, jangan sampai baju yang kita kenakan menghambat kita untuk bisa makan dengan enak dan nyaman.

Menggunakan baju yang nyaman sangatlah penting ketika makan. Karena setelah makan pastinya badan kita lebih "gempal" terutama di bagian perut. Jika kita menggunakan baju yang slim fit atau bahkan korset (bagi kaum wanita) pastinya akan menjadi tertekan dan menyebabkan kita menjadi tidak nyaman. ( pengalaman teman)

Investigasi Makanan

Ada berbagai macam makanan yang disajikan ketika buffet. Lebih baik sebelum mengambil makanan kita melihat secara keseluruhan makanan yang disajikan. Hal ini dilakukan supaya kita tidak menyesal kalau sampai ada makanan "enak" atau yang kita inginkan yang kita tidak dapat makan. Karena sudah kenyang dengan makanan lainnya.

Selain itu, tentunya kita tidak mungkin tahu semua jenis makanan yang ada di buffet tersebut. Jangan ragu untuk bertanya kepada pelayan mengenai info makanan tersebut. Supaya kita tidak salah pilih. (pengalaman pribadi)

Porsi Mini

Jika kita tidak tahu mau mengambil makanan yang mana atau ingin mencicipi semuanya???

Lebih baik pada awal ktia makan hanya mengambil sedikit-sedikit dari menu yang disajikan. Dengan demikian, kita pun bisa mencoba lebih banyak makanan yang ada. Ketika kita sudah merasa cukup dan tahu makanan mana yang kita suka. Barulah kita mengambil porsi makanan tersebut lebih banyak(pengalaman pribadi)


Pelan-Pelan

Makanlah dengan pelan-pelan dan stabil. Sedikit tapi pasti!
Banyak orang yang makan dengan cepat supaya bisa mengambil porsi makanan lebih variatif dan banyak. Namun, sebenarnya hal seperti ini cukup berbahaya. Kita bisa saja tersedak. Selain itu, perut kita juga menjadi cepat kembung alias begah karena perut kita tidak siap. Kalau perut sudah sakit, selera makan pun bisa berkurang. (pengalaman pribadi)



Oke...
Sekian dulu post kali ini :)
Semoga bisa membantu ketika makan buffet nanti di luar sana...
See you di post selanjutnyaaa!!!
GBU (ˆ▽ˆ)❤





"Don't eat until you're full, eat until you're tired!"
- Hawaiian saying -




Sunday, September 4, 2016

Cerita Saat Hujan : Edisi Ojek


Haii semuaa...
Apa kabar???

Di musim yang semakin gak menentu ini hujan juga turun terkadang tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu. Kisah-kisah dibalik hujan pun semakin bertambah. Kalau yang post sebelumnya edisi busway kali ini akan membahas sedikit pengalaman dengan ojek...

Sebenarnya cerita kali ini bisa juga dialami oleh pengendara kendaraan bermotor lainnya. Tapi karena gak punya kendaraan pribadi, pastinya ngojek atau nebeng temen (anak kos gamau rugi ehhehe) :P

Ketika hujan turun ke bumi. Sebagai pengendara motor yang baik dan siap selalu pasti membawa yang namanya jas hujan. Terutama kalau dia adalah seorang ojek online. Wajib. Kudu. Harus. Mesti. Hukumnya!


Dari Batman hingga Kostum Biasa

Jas hujan sendiri sebenarnya ada dua jenis, yaitu Batman a.k.a kelelawar dan yang satu set atasan dan bawahan. Mirip baju dan celana. Kalau mau lebih gak ribet menurut gue pribadi yang atasan dan bawahan. Kalau yang kelelawar gimana gitu. Terbang-terbang gitu sisi kanan-kirinya.

Pas dulu pesan ojek online, cuaca sudah mulai turun hujan rintik-rintik. Si abangnya bilang kalau dia cuma ada jas hujan satu yang kelelawar. Oke. Gue pikir karena tujuannya dekat dan masih cuma rintik-rintik gapapa. Harus strong! 

Ternyata eh ternyata. Lama-lama hujannya makin besar dan otomatis mulai basah kuyup. Gue pun menyusup ke dalam jas hujan si abang (udah bilang dulu pastinya). Tapi pinggang ke bawah fix basah kuyup. Di balik jas itu pun pengap dan gak tenang rasanya. Karean gak bisa melihat kondisi jalan. Kalau salah jalan? Dibawa entah kemana? Bahkan diculik? Gimana? Was-was deh pokoknya :(

Disisi Lain...
Di suatu pagi yang cerah, gue memesan ojek untuk pergi ke tempat yang cukup jauh. Sekitar 45-60 menit waktu tempuhnya. Tapi sinar mentari pagi menyambut dengan indahnya. Seakan-akan memberkati pagi ini untuk memulai aktivitas kembali.

Baru sekitar 5 menit di jalan. Tiba-tiba mendung! Terus kok ngerasa ada tetesan di helm, ya? Dan ternyata hujan saudara-saudara. Alhasil kita (re: gue dan si abang ojek) meneduh di bawah pohon yang cukup rindang *untung gak kesamber. amit-amit* dan menggunakan jas tempur melawan hujan. Untungnya si abang punya yang model atasan dan bawahan.

Singkat cerita, hujan ternyata turun semakin besar. Dari daerah benhill ke daerah tanah abang tiba-tiba hujan berhenti. Bener-bener berhenti. Kan kurang asem. Orang-orang pada bingung lihat kita pakai jas hujan karena di sana p.a.n.a.s.

Tapi...
Gak berapa lama kemudian. HUJAN
Sipdah ini hujan kayaknya ngikutin kita. Ada selintas pikiran untuk membuka jas hujan. Tapi karena takut hujan lagi kita pun tetap memakainya. Benar saja! Sepanjang perjalanan dilalui dengan hujan, panas, hujan, panas, begituuu teruss sampai akhirnya di tujuan  akhir daerah Sunter. Hujannya juga bukan sekedar hujan biasa. Tapi yang bener-bener gede dan kilat dimana-mana. 

Sampai di Sunter. Panas terik. Terang benderang. Panas banget pake jas hujan dari basah sampai sudah kering. Karena kita sempet nyasar. Kita memanfaatkan waktu untuk membuka jas hujan karena sudah pengap dan tujuan akhir ternyata sudah dekat. Tinggal lurus saja. Dengan riang gembira kita pun melanjutkan perjalanan ini.

Selang mungkin cuma 2 menit kali. Gak sampai 5 menit. Ternyata hujan lagi. Gue udah speecless sama kondisi ini dan si abangnya juga. Kita baru aja lepas itu jas hujan. Akhirnya pun pakai lagi dengan letih lelah dan lunglai -.-

Pada akhirnya, kita sampai tujuan dengan selamat dan kondisi celana gue basah. Entah kenapa ini gue juga bingung padahal udah pakai celana jas hujannya. Hujan pun berlangsung kurang lebih satu jam dari saat itu diiringi dengan genderang-genderang perang dibalik awan :)



Oke...
Sekian dulu post kali ini :)
Gimana ada yang pernah ngalamin hal yang sama baru-baru ini?
See, ya di post selanjutnya...
GBU (ˆ▽ˆ)❤





“Do not be angry with the rain; it simply does not know how to fall upwards.” 

Sunday, August 28, 2016

FIREEE!!!

Halo semuaa :)
Apa kabar???

Di post kali ini akan membahas mengenai makanan-makanan pedas yang sudah sangat populer. Banyak sekali video-video challenge yang ada di youtube jika kalian penasaran dan mau tau reaksi orang-orang ketika memakannya. 

Tapi ya, yang namanya pedas itu relatif. Setiap orang pastinya berbeda-beda. Yuk, tanpa lama-lama langsung aja langsung dibahas....

Fire Noodle a.k.a Samyang


Samyang...
Mie asal Korea ini dilansir sebagai salah satu mie instan paling pedas yang ada. Kalau sekarang, susahhh banget untuk ngedapetinnya. Padahal dulu di Indo**rt aja ada dan masih murah sekitar 14.000-an saja. 

Tapii...
Entah mengapa semenjak mie ini populer di Youtube menjadi sangat sulittt sekalii untuk didapatkan. Sekalinya ada pun harganya menjadi gak make sense! Bisa 20.000 atau bahkan lebih!

Dulu pas pertama kali coba karena takut kepedesan cuma pakai setengah dari bumbunya. Alhasil, gue tetep kepedesan dan menyimpulkan bahwa Samyang itu gak enak! Terus kata temen, lebih enak kalau bumbunya dipakai semua. Akhirnya pun mencoba untuk memakannya lagi dan memang benar. Lebih enak kalau semua bumbunya dipakai :)

Kalau mau makan samyang dengan enak biasanya gue pakai satu atau dua keju lembaran setelah mienya dicampur sama bumbunya. Kalau satu rasa pedasnya masih lumayan, kejunya tidak terlalu berasa. Kalau dua udah okelah. Ada pedas-pedasnya tapi juga rasa asin dari kejunya enakkk. Patut dicoba 

Richeese Factory - Fire Chicken



Richeese Factory pada awalnya dikenal karena makan ayam pakai saus keju yang enak kalau menurut gue. Karena belakangan sedang banyak orang yang mencari tantangan dalam makanan pedas, dikeluarkanlah Fire Chicken ini.

Yang terkenal sebenarnya Fire Wingsnya dan untuk rasa pedasnya juga ada tingkatannya sendiri. Untuk level yang paling tinggi adalah level 5. Gue pribadi baru coba yang level 3 dan sudah cukup pedas untuk ukuran gue (Ingat! Pedas itu relatif). Mendingan makan samyang masih pedasnya enak, Kalau yang ini pedasnya bikin lidah sakit menurut gue.

Kalau untuk carinya tidak sesusah Samyang. Memang untuk Richeese Factory ini sendiri hanya ada di beberapa tempat. Tapi, sekarang mah sudah dipermudah dalam memperoleh makanan. Tinggal pesan saja lewat aplikasi :)

Mie Abang Adek



Mie yang satu ini jujur gue sendiri belum pernah dan gak akan mau nyobain juga. Sebenarnya ini hanyalah seporsi mie bahkan indomie yang dimakan bersamaan cabai rawit yang diulek. Disini juga mienya ada tingkat kepedasannya sendiri. Yang paling ektrem adalah "Pedas Mampus" dengan 100 cabai!!!

Coba kalian bayangin seporsi mie (yang cuma sedikit) dimakan dengan ulekan 100 cabai. Ini namaya bukan makan mie pakai cabai tapi makan cabai pakai mie! Ini sih ekstra banget deh usaha buat menghabiskan satu porsi saja. Benar-benar dahsyat....



Oke, sekian dulu post kali ini....
Bagaimana diantara kalian ada yang berani coba atu sudah mencobanya?
Gue terkadang bingung dan salut sama lambung orang-orang yang bisa makan makanan super pedes. Jangan lupa bawa obat maag...
See, ya, di post berikutnya
 GBU (ˆ▽ˆ)





"It's like spicy food - sometimes you have to tone it down so more people can enjoy it."
- Kenneth Edmonds -


Sunday, August 21, 2016

Cerita Saat Hujan : Edisi Busway

Haii semua :)
Apa kabar???

Gimana di daerah kalian sedang sering turun hujan mendadak, gak?
Dan bener-bener unpredictable banget?

Terkadang kita bisa menemukan sesuatu yang tidak terduga di saat hujan turun. Topik kali ini akan membahas mengenai kejadian-kejadian yang terjadi saat hujan terutama ketika sedang berada di Bus Transjakarta atau yang lebih dikenal dengan busway....

Kecipratan Air Hujan!!!


Mungkin beberapa dari kalian sudah sering melihat kejadian ini ketika hujan. Atau apesnya pernah terkena cipratan seperti ini???

Ketika ada genangan air di jalan biasanya baik pejalan kaki, pengguna sepeda, maupun pengendara motor siap siaga untuk menjauhinya. Sebelum kejadian seperti yang diatas terjadi.

Tapi kejadian yang ini terjadi sesaat setelah keluar dari tap busway yang berarti kita masih ada di tangga busway. Sewaktu keluar, gue berhenti sejenak untuk mengeluarkan payung. Karena saat itu habis hujan lebat dan masih hujan di luar sana. 

Ketika akan melangkah untuk ke arah tangga naik. 
Tiba-tiba...
"Whusss..."
Sebuah bus melesat dengan kencangnya (ngebut banget! Padahal masih hujan!) dan ternyata ada genangan air yang terlewati. Otomatis, terjadilah cipratan seperti gambar di atas. Di mata gue terlihat slow-motion ada dua orang tepat di depan gue separuh badannya basah kuyup gara-gara hal itu ckckck...

Lebih cepat beberapa langkah, korbannya bertambah menjadi tiga --"

BOM!


Di negara kita seringkali identik dengan yang namanya teroris dan bom. Ketika ada sesuatu yang aneh biasanya kita sebagai warga pastonya akan curiga dan takut akan segala sesuatu yang ganjil (re: aneh).

Ketika menunggu bus saat hujan besar juga. Ada seorang pria yang antrinya malah di bagian wanita. Padahal antrian pria tidak padat. Masih biasa-biasa saja. Ya, kita sih (yang perempuan) tidak ada yang menegur. Walaupun beberapa terlihat risih. 

Beberapa waktu kemudian, seorang ibu melihat ada tas warna hitam tertinggal di dekat pintu tunggu bus. Ia mengira tas itu adalah milik salah satu dari kami yang menunggu. Tapi, ternyata tidak! Tidak ada satu pun diantara kami yang mengetahui pemilik tas itu. 

Mulailah timbul kecurigaan diantara kami. Mulai dari asumsi bahwa tas itu berisi bayi, narkoba, ganja yang masih berupa tanaman, bahkan bom! Setelah coba diangkat, tas tersebut terasa ringan. Jadi, tidak mungkin bahwa isi tas tersebut adalah bayi.

Akhirnya, tas tersebut pun dibawa oleh ibu yang tadi untuk diberikan kepada petugas. Karena kami sendiri pun was-was dengan kehadiran tas tanpa pemilik tersebut. Ya, siapa sih yang gak takut? Sudah malam, hujan, ada tas hitam yang ditinggal. Ckckck...

Tak lama kemudian, ibu tersebut kembali dengan muka masam bersama pria yang diceritakan di awal. Tampak pula wajah pria tersebut kesal terhadap si ibu. Kita pun yang ada di sana menjadi bingung dengan situasi tersebut.

Ternyata pemilik tas adalah pria yang tadi. Dia sengaja meninggalkan tasnya dan duduk di bangku tunggu belakang. Ketika dia melihat tasnya dibawa sama si ibu dia panik dan berkata:
Pria : "Tas saya kenapa dibawa sama Ibu?!"
Ibu : "Oh, ini punya bapak? Habis tadi dikira punya orang ketinggalan. Takut hilang dan kita serem gak tau isinya apa."
Pria : "Saya lihatin kok dari belakang. Ibu gak usah bawa-bawa tas saya!" 

Intinya si pria itu ngomel-ngomel ke si ibu. Kenapa coba gak dia bawa ke belakang. Kalau hialng bagaimana nanti? Ditaruhnya di tempat yang antrian wanita pula. Huh...



Nah, sekian post kali ini...
Bagaimana dengan kalian?
Apakah ada kejadian-kejadian unik lainnya yang kalian alami saat hujan di busway???
Jangan lupa untuk baca post yang sebelum-sebelumnya...
See, ya!
GBU (ˆ▽ˆ)❤





"Everyone's worried about stopping terrorism. Well, there's really an easy way: Stop participating in it."
- Noam Chomsky - 

Sunday, August 14, 2016

Tebal Muka

Haloo semua....
Apa kabar???

Topik kali ini akan membahas mengenai kejadian yang berkaitan dengan "tebal muka". Bagi kalian yang belum tau maksudnya, kata ini sebenarnya sebuah ungkapan yang bearti "orang yang tidak tau malu". Namun, gak semua sifat tebal muka itu menjurus ke arah yang negatif. Yang akan dibahas adalah tebal muka yang mempunyai tujuan postif tentunya :)

Beliii, beliii, beliii...

Ketika akan membeli suatu barang hendaknya kita mencobanya dulu. Cocok atau tidaknya suatu barang baru bisa kita nilai setelah mencoba menggunakannya, misalkan seperti baju, gadget, makeup, dll.

Ada saat dimana tidak semua pelayan toko ramah dengan segala perbuatan yang kita lakukan. Contoh mudahnya dalam kasus perempuan ketika akan mencoba makeup. Makeup di setiap orang tentunya mempunyai hasil yang berbeda. Jadi, ada baiknya jika kita dapat mencobanya secara langsung supaya tidak menyesal setelah membeli nanti.

Akan tetapi, seringkali pelayan di store tampak acuh bahkan kelihatan tidak senang. Padahal ada tester dimana memang menyatakan bahwa kita bisa mencoba produk tersebut. Sebenarnya sang pelayan toko pun pasti menilai orang yang datang. Kalau anak kos kumel pasti di sinisin. Coba kalau lagi pake baju ootd -.-

Tapi, lebih baik tebal muka sedikit untuk memperoleh barang yang diinginkan daripada menyesal pada akhirnya :)

Diskon

Sebenarnya ini masih bisa berkaitan dengan beli membeli diatas. Dimana setiap orang pasti suka sama yang namanya diskon, sale, dan sebangsanya. 

"Semakin besar diskon yang diperoleh berbanding lurus dengan tingkat kepuasan dalam membeli suatu barang."

Sebel, gak, sih? 
Kalau kita beli barang yang sama tetapi harga yang kita beli lebih mahal daripada di toko sebelah.

Sebagai anak kos, biasanya segala cara dihalalkan untuk mendapat diskon atau meminimalisasi pengeluaran. Entah itu kalau makan pake voucher diskon, beli barang buy 1 get 1,  atau pun tawar-menawar harga barang yang bukan dijual di mal pastinya.

Temen gue ada cerita pas mau beli barang di ITC. Dari harga aslinya dia tawar hingga akhirnya bisa hampir setengah harga aslinya! Dia nawarnya sungguh luar biasa. Sampai mbak-mbak pelayannya pusing sama dia bahkan sampai telepon bosnya untuk deal harga barang tersebut! Yang lebih hebatnya lagi akhirnya dia bisa dapat harga yang superrr miringgg. Dahsyat!

MAY DAY! MAYDAY!!!

Tebal muka disaat keadaan genting juga sangat diperlukan. Ketika hendak mempresentasikan sesuatu yang sangat bertolak belakang dengan diri kita. Cuek aja. Toh, kita tidak melakukan tindak kejahatan atau semacam itu. Selama yang kita lakukan benar, abaikan saja lolongan anjing di luar sana.

Beberapa hari lalu ketika pergi ke suatu mal batre hp gue kritis. Bener-bener sekarat dan harus menunggu telepon penting. Sayangnya, charger hp gue tidak terbawa jadi apa mau dikata sudah sempat hopeless juga. Namun, Tuhan sungguh baik. Gue inget di mal tersebut ada store hp gue dan ada banyakkk sekali contoh display hp gue dan tentunya pasti ada casannya!!!

Dengan sigap dan langkah yang mantap ke store tersebut. Oke. Sepi. Ditaruhlah hp gue di tempat casan tersebut dannnn dari 29% ke-charge sampai 71%. Wow. Ini hasil berdiri 1 jam lebih di store tersebut. Bener-bener muka ditebel-tebelin, deh. Masa bodo daripada gabisa terima teleponnya nanti.

Anehnya, selama 1 jam lebih di sana. Tidak ada satu pun pelayan toko yang menghampiri gue. Baik sekedar basa-basi atau bertanya pun tidak ada. Hemm. Ini antara pelayannya yang memang mager atau gimana, ya?



Oke....
Sekian dulu untuk post kali ini :)
Jangan lupa untuk baca post yang lainnya dan feel free to leave your comment....
See, ya!
GBU (ˆ▽ˆ)❤





"You can, you should, and if you’re brave enough to start, you will.”
- Stephen King - 


Sunday, August 7, 2016

Di Bawah Alam Sadar : Edisi Bioskop


Halooo semua :)
Apa kabar???

Sempat lupa kalau sekarang sudah bulan Agustus dan baru ngeh setelah melihat mulai banyak bendera merah putih yang berkibar dimana-mana. Hehehhe...

Nonton film di bioskop tentunya sangat mempunyai sensasi yang berbeda dibandingkan dengan menonton film di TV rumah. Terlebih lagi jika film tersebut fiksi yang mempunyai banyak efek. Jika ditonton di biskop yang mempunyai fasilitas 3D apalagi ditambah IMAX pasti feel-nya beda banget! *harganya juga beda tentunya*

Post kali ini akan membahas mengenai kebiasaan-kebiasaan apa, sih, yang sebenarnya secara kita tidak sadari sering dilakukan saat akan menonton di bioskop.

Suara di Bioskop

"Mohon perhatian Anda. Pintu teater satu telah dibuka. Para penonton yang telah memiliki karcis, dipersilakan untuk memasuki ruangan teater."
Mungkin kita sudah sangat sering mendengarnya dan secara tidak sadar kita pun sering menirukan baik suara maupun logat dari pengumuman tersebut. 

Sebenarnya suara tersebut merupakan suara Ibu Maria Oentoe yang sudah mengisi suara untuk bioskop-bioskop di Indonesia sejak tahun 1987. Bermula dari kariernya di bidang penyiaran, Beliau ternyata sempat sampai di dunia akting!


Ngumpetin Makanan dan (atau) Minuman dari Luar

Seperti yang kita semua tahu bahwa di dalam bioskop kita tidak boleh membawa makanan ataupun minuman dari luar. Selain yang kita beli di dalam bioskop itu sendiri.

Namun, seringkali diantara kita (ceileh bahasanya) pasti ada saja yang menyembunyikan makanan/ minuman supaya bisa dibawa masuk ke dalam teater. Untuk mengatasi hal ini biasanya ada bioskop yang melakukan pemeriksaan tas ketika hendak masuk ke dalam teater.

Tapiii...
Percaya gak percaya pasti aja tetap ada yang lolos tentunya *seperti gue ahahha*

Jujur, gue sering banget bawa makanan dan minuman dari luar bioskop. Jangankan minuman dingin atau minuman yang mempunyai tutup yang rapat (botol, yang tutupnya di press, dsb.) gue pribadi bahkan pernah bawa kopi panas a.k.a hot coffee yang memang masih di gelas kertas seperti yang kita beli di cafe gitu :P

Yang ekstrem dulu pas masihhh SD kayaknya atau SMP pernah bawa pizza 1 loyang bener-bener yang di kardus boleh dibawa masuk ke dalam. Entah mungkin dulu belum ada peraturannya atau gimana juga lupa hahaha...

Meninggalkan Jejak
Usai film, biasanya banyak dari kita yang buru-buru keluar dari teater. Tentunya pasti dengan berbagai alasan yang berbeda. Mungkin ada yang kebelet, ada yang mau pulang cepet, dll.

Sayangnya...
Hampir sebagian besar penonton di bioskop ketika meninggalkan bioskop meninggalkan jejak sisa makanan mereka (re: sampah). Baik di kursi maupun di lantai teater. Mungkin kelihatannya hal seperti ini sudah wajar terjadi dan kita lihat.

Namun, waktu itu gue pernah membaca postingan orang luar yang berada di Indonesia. Tapi, pas gue cari postingannya lagi udah dihapus sepertinya. Secara garis besar dalam postingannya mengatakan bahwa jika di luar (tempat asalnya) para penonton sangat tertib dalam perbuatannya.

Ketika datang, ruangan teater tentunya bersih sehingga membuat kita nyaman untuk menonton. Ketika pulang, mereka pun meninggalkan ruangan teater dalam keadaan bersih pula. Memang secara tidak langsung kita sudah membayar untuk menonton dan menikmati fasilitas yang ada. Toh, nanti juga ada yang membersihkan.

Memang semua itu benar...
Saya juga tidak menyadari hal tersebut sekiannn lamanya. Tapi, entah mengapa melihat kondosi yang seperti ini terkadang membuat gue berpikir. Orang luar terkadang bisa menyadari apa yang selama ini kita tidak sadari karena dianggap sudah terlalu lumrah. 

Gue juga merasa terutama ketika melihat sisa-sisa makanan yang berceceran di lantai (entah itu tumpah atau gimana) terbesit dalam pikiran " Nanti orangnya bersihin gimana ya?" Karena mereka harus membersihkannya dalam waktu yang singkat untuk mempersiapkan pertunjukan selanjutnya. Bukan berarti karena kita sudah membayar tiket kita berhak melakukan segala sesuatu dengan tidak beratnggung jawab.

Hal-hal sepele yang seringkali kita abaikan sebenarnya ada kalanya harus kita ubah. Gue pun menyadari dengan tindakan sederhana seperti membawa sisa makanan kita sendiri bukanlah hal yang sulit bahkan bisa membuat kebiasaan baik bagi diri kita sendiri.



Okee....
Sekian dulu post kali ini :)
Semoga bisa memberikan inspirasi bagi kalian semua!
See ya!
GBU  (ˆ▽ˆ)❤





"Cinema is the ultimate pervert art. It's doesn't give you what you desire - it tells you how to desire."
- Slavoj Žižek -

Sunday, July 31, 2016

Suka Duka Kendaraan Online

Haiii semuaaa (ˆ▽ˆ)
Gimana kabarnya?
Besok sudah bulan ke 8/12 nih ya hehehe....

Post kali ini akan membahas sedikit mengenai transportasi yang sempat menimbulkan masalah namun sebenarnya sangat membantu banget banget banget....

Seperti yang kalian sudah sadari fasilitas kendaraan online (yang tentunya tidak perlu disebutkan) sudah sangat mewabah di Jakarta maupun di luar Jakarta. Diawali dengan hanya ojek dan merambah ke mobil, kurir, dll.


Bermanfaatkah?

Menurut gue pribadi adanya aplikasi dengan fasilitas seperti ini sangatlah membatu karena selain harganya yang lebih bersahabat bisa juga pesen makanan dikala hujan atau tempatnya jauh. Terutama bagi anak kos hal ini sangatlah membantu bangetttt ehehe :P

Terkadang ketika sedang mengendarai ojek atau mobil tersebut biasanya kalian sering mengobrol sama si abang nya gak, sih? Terkadang gue sering mengobrol dengan mereka dan menemukan hal-hal lucu maupun unik dari pandangan mereka. Tapi juga seringkali ada kejadian- kejadian yang membekas sampai sekarang seperti:

Si abang ojek ternyata dulu nya fotografer :O
Dia cerita punya usaha sama temannya juga jadi fotografer buat acara, pernikahan sampai punya studio sendiri. Tapi akhirnya kandas usahanya karena fotografer baru ada penghasilan jika ada banyak acara dan tidak bisa dilakukan dengan maksimal. Pada awalnya tetap menjadi fotografer dan ngojek tetapi akhirnya dia memutuskan untuk menekuni ngojeknya ini.

Kerja menjadi buruh di kontraktor dan nyambi ngojek
Tidak sedikit masyarakat yang menekuni usaha ini sebagai usaha sampingan. Dimana ada mahasiswa atau karyawan yang nyambi ngojek/ driver. Salah satunya si abang ini dia ternyata sangat memikirkan benar-benar waktu yang dilaluinya. 

Dia bilang ke gue kalau jadi buruh baru ada kerjaan ketika ada project. Kalau ngga? Yaaa nganggur. Daripada diam aja mendingan saya ngojek sambil nunggu project selanjutnya kan dapat duit ahahha. Kece bang!

Dari yang sopan, sembrono, hingga nyebelin
Dulu pas awal-awal banget pernah dapet si abang nya yang sangat hati-hati dalam membawa penumpangnya. Sampai-sampai ketika ada lubang di jalan yang tidak terlihat dia langsung meminta maaf. Namun ada juga yang bawa motornya bener-bener gak ngotak. 

Bukan hanya ngebut, tetapi ketika dia menyalip kendaraan lain yang agak keterlaluan. Mungkin dia lupa sedang bawa penumpang beebrapa kali kaki saya terantuk kendaraan lain bahkan sampai kejepit hiks -.-

Ada juga yang ketika ia mencari jalan mulai dari ke tempat gue aja udah nyasar-nyasar padahal sudah diberi patokan yang sangat jelas dan akhirnya menggerutu dan ketika sampai di tempat tujuan pun dia seperti sangat kesal dengan saya karena saya tidak tau tempat tujuannya. Ya, karena memang baru pertama kali kesana gimana saya gak nyasar juga gak tau jalan. Aduh si abang....

Ada yang super cemas!
Gue pribadi orangnya gampang tidur kalau dalam perjalanan tidak terkecuali ketika naik motor. Gue sendiri sadar kalau ini sangatlah berbahaya. Maka dari itu gue biasanya mengobrol dengan si abangnya ketika di perjalanan. Ya, namun apa mau dikata. Tidak semuanya merespon dengan baik ahhaha....

Ada suatu ketika dimana gue pribadi sudah berusaha untuk tidak tidur tapi akhirnya ketiduran juga. Biasanya di perjalanan jarak jauh. Sampai-sampai beneran ketiduran ngeblank dan si abangnya sampai panik gituuu dan mau merapat ke pinggir. 
"Mbak ngantuk, ya? Tapi jangan tidur bahaya."


Ada yang cerita kehidupan pribadinya
Waktu itu pas mau ke rumah teman naik yang mobil. Terkadang kalau malam gue suka tanya kapan terkahir narik atau asalnya/ pulang nanti ke mana. Salah satunya ada yang menjawab,
"Saya mah gak ada yang cariin. Soalnya saya sudah cerai, bla, bla, bla..."

Singkat cerita dia cerita tentang keluarganya adn apa yang dialaminya saat ini. Tapi....
Seramnya ini orang ternyata tempramennya agak cenderung emosional. Karena waktu itu kita aka gue dan si abang nyasar di suatu komplek dan disesatin sama satpamnya dia udah ngomel-ngomel sampai kata-kata kasar pun keluar. Udah malam, nyasar, dianya emosi, serem juga. Untung rumah temen gue akhirnya ketemu :S

Konvensional VS GPS
Diantara driver ada yang membawa penumpangnya ke tempat tujuan dengan menggunakan pengalamannya atau dengan menggunakan GPS. Tidak dapat dipungkiri, aplikasi yang berbau GPS di Indonesia seringkali menyesatkan penggunanya. Gue pun sudah sering menjadi korban dan entah mengapa dan kenapa selalu gak hoki kalau pakai GPS.

Banyak diantara mereka yang tidak mau menggunakan GPS karena alasan yang sama seperti saya. Namin, ternyata ada yang sangat mengikuti GPS kemana pun tujuannya. Mungkin gue harus belajar pakai GPS dari dia hemmm....



Nah, sekian post kali ini....
Bagaimana kalau pengalaman kalian sendiri?
Mungkin ada yang samakah dengan gue? Atau yang lebih ekstrim?
Boleh cerita di komen bawah :)
See ya!
GBU 






"Some beautiful paths can't be discovered without getting lost."
- Erol Ozan -